TI – Mahsiswa Program Studi Tekni Infromatika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang menorehkan prestasinya pada ajang Tiktok Netizen yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya Malang. Mahasiswa yang masih baru semester satu atau baru masuk pada tahun 2022 sudah menorehkan prestasi. Mahasiswa tersebut berasala dari kota malang dan alumni dari SMK An-Nur Bululawang.
Empat mahasiswa yang menorehkan prestasi ajang nasioanl Green Campus UB yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis yang ke 60 tahun. Muhammad Labibul Afkar, Viola Gita Jazzica, Febrianti Wahyu Puspitasari, dan Aldi Choirus Subhan merupakan mahsiswa semester satu Program Studi Teknik Infromatika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang.
Merekan berempat pernah termotivasi dari teman seangkatan yang ikut aktif dan mendapat informasi setelah mengikuti lomba Fotografi Filkom UB.
Mereka menyabet juara 3 Katagori Umum Tiktok Netizen (Masyarakat Umum) dengan pembimbing Ibu Anggri Sartika Wiguna ST,. MT. Lomba berawal pada tanggal 5 November sampai tanggal 15 Desember 2022 yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya Malang
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka program belajar berbasis riset (degree by research) yang bisa dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan pascasarjana di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri.
HMPSTI – Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMPSTI) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) sukses menggelar turnamen E-Sport pada Technowars 10 yang didukung oleh Infinix. Brand smartphone yang dekat dengan anak muda, Technowar 10 yang diselenggarakan oleh HMPSTI UNIKAMA kembali mengadakan kompetisi Mobile Legends: Bang Bang untuk para pelajar di Jawa Timur yang dilaksanakan mulai Jumat (25/11/2022) hingga Minggu (27/11/2022).
Antusiasme peserta tim dan penonton memenuhi venue di Aula Sarwakirti Unikama. Technowar 10 menargetkan 30 tim E-Sport untuk bersaing satu sama lain di MLBB Campus League 2022 dengan dimulai dari Babak Penyisihan di 25 November 2022 dan Final pada 27 November 2022.
Sambutan dari Kepala Program Studi Teknik Informatika yang diwakili oleh Amak Yunus E.P., S.Kom., M.Kom menjelaskan kepada para peserta agar selalu sportif selama kompetisi berlangsung.
“Saya mewakili dari Program Studi Teknik Informatika berterima kasih pada Sponsor yang telah bekerjasama dengan baik sampai kompetisi hari ini. Semoga kompetisi ini berlangsung dengan baik, lancar, dan menjunjung tinggi sportifitas.” terangnya.
Muh. Nur Risyad Rais R. H. K., selaku Ketua Umum HMPS TI Unikama. sangat berterima kasih kepada sponsor yang sudah berkolaborasi dan mendukung acara Technowars 10 ini.
“Saya berharap untuk kedepannya para sponsor dan patnersip dengan Unikama bisa kembali menjalin kerjasama lebih jauh lagi. Melihat Industri E-Sports menjadi fenomena di Indonesia yang semakin berkembang hingga menjadi salah satu Cabang Olah Raga di tingkat ASEAN bahkan dunia.” jelasnya.
Untuk MLBB Campus League 2022, Lomba mobile legend menyediakan beragam hadiah menarik. Juara pertama dari oleh Tim YTTA dengan mendapatkan hadiah HP Infinix Hot 20 5G sebanyak 5 unit. sementara Juara kedua dari oleh Tim SMEKIS yang mendapatkan MLBB Properti seperti diamond atau skin. Terakhir, Juara ketiga diraih oleh Tim REBORN yang mendapatkan set perlengkapan bola.
“Kami sangat bangga bisa menyelenggarakan event E-Sport untuk anak muda Jawa Timur. Kami selalu memegang teguh visi untuk memberdayakan anak muda. Lewat MLBB Campus League 2022, Infinix berharap ekosistem E-Sport Jawa Timur dapat terus berkembang pesat. Ucap Aditya Gema selaku Public Relation Infinix Indonesia.
Dalam ajang E-Sport MLBB Campus League 2022 juga di ikuti peluncuran produk baru dari Infinix yaitu Infinix Hot 20 5G.
TI – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Teknik Informatika (TI) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) sukses menggelar Seminar dengan tajuk Maximizing Society Era 5.0 with Artificial Intelligence (AI) yang dilaksanakan pada Kamis (3/11/2022) di Aula Sarwakirti. Acara dihadiri sekitar kurang lebih 150 peserta dari Universitas dan SMK Se-Malang Raya.
Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang, Muhamad Sailendra, ST., MM. yang didampingi oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Unikama, Dr. I Ketut Suastika, M.Si. dan Kepala Program Studi Teknik Informatika, Moh. Ahsan, S.Kom., M.T. Serta mengundang ahli bidang AI dari Mentor MSIB, Kuncahyo Setyo Nugroho, M.Kom.
Ketua Umum HMPS TI Unikama, Muh. Nur Risyad Rais R. H. K. menjelaskan bahwa teknologi hadir sebagai pintu peluang membuka wawasan serta pengalaman terutama dengan adanya AI nanti.
Kaprodi Teknik Informatika menjelaskan perkembangan teknologi saat ini masih bisa dikembangkan secara lanjut dengan mengenalkan AI atau kecerdasan buatan. Namun untuk bisa menerima hal tersebut dari kita sendiri harus mengawali kebiasaan dengan menggunakan teknologi untuk kepentingan yang positif.
Menuju Masyarakat Super Pintar Dengan Kecerdasan Buatan (AI)
Sebelum masuk ke Society 5.0 sebenarnya masih ada tingkatan sebelumnya. Tingkatan awal adalah Society 1.0 yang di tandai dengan “Masyarakat Berburu”. Lalu dilanjutkan Society 2.0 dimana masyarakat pada saat itu mulai bertani. Society 3.0 ditandai dengan berkembangnya segmen perindustrian mulai dikenal dari tenaga uap, listrik, minyak, dll. Terakhir adalah Society 4.0 dimana ditandai dengan dikenalnya internet sebagai salah satu akses informasi nomor 1.
Konsep Society 5.0 pada dasarnya tidak begitu berbeda jauh dengan Industri 4.0, hanya saja fokusnya lebih kepada manusianya yang akan di integrasi dengan sistem teknologi berupa Internet of Things (IoT) dan AI
“Kalau kita lihat, Industri 4.0 itu kecerdasan buatan merupaka komponen utamanya sedangkan Society 5.0 menggunakan teknologi modern hanya saja mengandalkan manusia sebagai komponen utamanya.” jelas Kuncahyo Setyo Nugroho, M.Kom.
Ia menambahkan untuk di Indonesia sekarang sudah di inisiasi Peluncuran Strategi Kecerdasan Artifisial (KA).
“Framework Strategi Nasional dalam KA saat ini memiliki empat fokus area yakni etika dan kebijakan, pengembangan talenta, infrastruktur dan data, dan Riset dan Inovasi Industri. Namun tantangannya adalah masyarakat masih sedikit tentang AI, masih sedikit pakar pada bidang AI, serta kurangnya infrastruktur.” tuturnya.
Dekan FST Unikama berharap gaung dari acara ini tidak hanya berhenti disini. Karena apabila AI bisa di pergunakan secara baik maka teknologi tersebut bisa menolong orang banyak.